Tampilkan postingan dengan label story daerah sumatera barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label story daerah sumatera barat. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Desember 2015

KESENIAN TARI ALANG BABEGA DAERAH SUMATERA BARAT


Tari Alang Babega Minangkabau adalah salah satu tarian Khas minangkabau yang dipengaruhi etnis Mentawai. Tarian Alang Babega ini menceritakan tentang sebuah burung elang yang gagah dan pemberani yang sedang terbang diudara dengan mengembangkan dan mengibaskan sayap sambil mencari makan diudara, dia menukik dan melirak-lirik kesana-sini melihat bahwa apakah ada mangsa yang tepat.
Karena tarian ini dilambangkan dengan sebuah elang jadinya menari init uh harus dengan gagah, dan menarinya harus dengan gerakan yang lincah. Tarian Alang Babega itu biasanya oleh dua orang dan terkadang juga bisa lebih.

Jumat, 13 November 2015

KESENIAN TARI RANDAI MINANG DAERAH SUMBAR


Randai adalah seni pertunjukan teater khas Minangkabau yang merupakan gabungan dari seni peran, seni tari, seni musik dan seni beladiri. Pertunjukan randai ini diadakan di lapangan terbuka di kampung hampir di seluruh nagari di kabupaten Solok dan juga Sumatera Barat. Pemain Randai tergabung dalam kelompok seni Randai yang anggotanya terdiri dari anak anak dan orang dewasa. Pada Kelompok Randai zaman dahulu tidak ada anggota randai wanita, sehingga untuk memerankan seorang wanita salah seorang anggota randai didandani mirip wanita. Pemain pemeran wanita ini disebut bujang gadih. Seiring perkembangan zaman, sekarang sudah banyak kelompok randai yang memiliki anggota wanita.


Senin, 09 November 2015

KESENIAN TARI PASAMBAHAN DAERAH MINANG SUMBAR


Tari Pasambahan Minang merupakan tarian tradisional Sumatera Barat yang ditujukan untuk menyambut kedatangan tamu yaitu sebagai ucapan selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada tamu yang datang. Tari Pasambahan biasanya ditampilkan saat menyambut tamu dan saat kedatangan pengantin pria ke rumah pengantin wanita. Setelah Tari Pasambahan kemudian dilanjutkan dengan suguhan Daun Sirih dalam Carano kepada Sang tamu, sedangkan pada acara penyambutan pengantin pria, Daun sirih dalam Carano disuguhkan kepada pengantin pria sebagai wakil rombongan dan juga kepada kedua orangtua pengantin pria.
Pada saat ini tari Pasambahan Minang tidak hanya ditampilkan untuk menyambut tamu saja, akan tetapi kerap kali dipertunjukan pada pementasan seni dan budaya Sumatera Barat.

Minggu, 08 November 2015

KESENIAN TARI LILIN DAERAH SUMATERA BARAT


Tari ini dipentaskan oleh sekelompok penari dengan diiringi sekelompok musisi. Lilin yang menyala diletakkan diatas piring dan diletakkan pada telapak tangan penari. Tarian dibawakan secara kelompok dengan memutar piring yang diatasnya terdapat lilin yang menyala secara berhati-hari agar piring tersebut selalu horizontal dan lilin tidak padam.
Tari lilin berdasarkan cerita rakyat bahwa konon seorang gadis telah ditinggalkan oleh tunangan yang pergi berdagang mencari harta. Selama peninggalan tunangannya itu gadis telah kehilangan cincin pertunangan. Gadis tersebut mencari-cari cincin sampai larut malam dengan menggunakan lilin yang ditempatkan pada piring. Gerakan tubuh yang meliuk, membungkuk, menengadah (berdoa) melahirkan keindahan sehingga peristiwa ini telah melahirkan Tari Lilin di kalangan gadis-gadis desa itu.